KAJIAN EKSPERIMEN SISTEM PENGKONDISIAN UDARA MENGGUNAKAN TENAGA SURYA UNTUK IKLIM TROPIS

Abstrak: Penelitian  ini  adalah  menghasilkan  suatu  sistem  pengkondisian  udara  yang  hemat  energi  dan  ramah lingkungan,  karena  menggunakan  tenaga  matahari  sebagai  sumber  energi  termal   dan  tidak  menggunakan refrigerant  sebagai  fluida kerjanya.  Sistem  ini  dirancang  untuk  memenuhi  kebutuhan  ruang  pendinginan  di bagunan,  di  mana  sistem  ini  menghasilkan  penghematan  energi  mencapai  80%  dibandingkan  sistem pengkondisian udara pemampatan gas. Kelebihan sistem ini adalah dapat mengontrol kelembabapan dan suhu secara terpisah. Analisis ekperimental dan simulasi untuk masing-masing komponen dikhususkan pada variasi kinerja sebagai fungsi dari laju aliran udara pada bagian proses dan regenerasi, didapatkan efisiensi kolektor matahari adalah 70% pada intensitas matahari adalah 0,606 kW/m2, pada kecepatan aliran air 4.5 m/s dengan debit aliran air 10 liter/menit. Untuk bagian sistem pengkondisian udara menggunakan dua buah roda, yaitu roda  dehumidifikasi  sebagai  penurun  kelembapan  dan  roda  perpindahan  panas  sebagai  penurun  suhu. Kecepatan  aliran  udara  proses  dan  udara  regenerasi  pada  kedua-dua  roda  yaitu  3,77m/s  dengan  kapasitas 500m3/jam.  Dari  analisa  eksperimen  dan  simulasi  didapat  efektifitas  roda  pengering  dan  roda  perpindahan panas  adalah  56%  dan  72%.  Hasil  dari  eksperimen  didapatkan  nilai  COP  sistem  ini  adalah  0,3,  dengan kapasitas pendinginan 5,6kW. Dengan rasio pengembalian ekonomi 5 tahun.
Kata Kunci: energi matahari, sistem dehumidifikasi, beban laten
Penulis: Arfidian Rachman
Kode Jurnal: jptmesindd150113

Artikel Terkait :