Analisis Produktivitas pada Proses Penyepuhan dengan Metode Green Productivity
Abstrak: Industri penyepuhan
perak memiliki potensi pencemaran limbah yang cukup tinggi. Limbah yang
dihasilkan berupa limbah cair dan limbah padat, sisa penyepuhan. Usaha
penyepuhan perak milik H. Slamet Mulyono belum memiliki pengolahan limbah,
limbah yang dihasilkan tersebut dibuang langsung ke dalam septic tank. Usaha
pengelolaan lingkungan perlu dilakukan dengan cara reduksi limbah (waste
reduction) dengan metode green productivity, sehingga diharapkan dapat
berpengaruh terhadap perbaikan kondisi lingkungan dan meningkatkan
produktivitas perusahaan.
Adanya pencemaran pada perusahaan dengan jumlah limbah yang berlebih dan
berpotensi diidentifikasi untuk dilakukan waste reduction. Pengukuran kinerja
lingkungan dilakukan melalui EPI (Environmental Performance Indicator); selain
itu, pengukuran produktivitas juga dilakukan. Alternatif perbaikan dirumuskan
dan dipilih berdasarkan analisa finansial, estimasi kontribusi alternatif
terhadap produktivitas dan estimasi kontribusi terhadap tingkat EPI. Langkah
selanjutnya, rencana implementasi disusun dari alterternatif terpilih.
Alternatif solusi yang terpilih untuk meminimalisir limbah dan
meningkatkan produktvitas adalah pengolahan limbah dengan teknik koagulasi.
Nilai keuntungan investasi dihitung dengan NPV yang sebesar Rp 53.789.550,72
selama lima tahun. Alternatif ini dapat memberikan kontribusi terhadap
peningkatan produktivitas sebesar 1,25% serta berkontribusi terhadap perbaikan
kualitas lingkungan melalui penurunan jumlah limbah cair 56.160 L/tahun dengan
peningkatan indeks EPI sebesar 759,57.
Penulis: Netty Widyastuti,
Cyrilla Indri Parwati, Endang Widuri Asih
Kode Jurnal: jptindustridd140445