Psychological Well-being pada Ibu Usia Dewasa Madya yang Berada pada Fase Sangkar Kosong
Abstrak: Penelitian ini
memberikan dinamika dan faktor-faktor yang mempengaruhi psychological well-being
yang terjadi pada ibu yang berada pada fase sangkar kosong. Psychological
well-being adalah keadaan
sehat secara psikologis
dimana individu dapat
menerima kelebihan dan
kelemahannya, memiliki hubungan yang baik dan hangat dengan orang lain, mampu mengarahkan
perilakunya sendiri, mampu mengembangkan potensinya secara berkelanjutan, mampu
menguasai lingkungan sekitarnya, serta memiliki tujuan dan arah dalam hidupnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus intrinsik pada
tiga orang ibu usia dewasa madya yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan
berada pada fase sangkar kosong. Subyek
dipilih dengan teknik
purposive sampling. Pengambilan
data dilakukan di
Kediri dan Surabaya dengan teknik
wawancara dan observasi. Pengolahan data dilakukan dengan analisa tematik.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu usia dewasa madya yang berada pada fase
sangkar kosong mengalami perasaan sedih dan merasa kehilangan anak-anak, bahkan
ada yang merasa stres, khawatir, dan kehilangan perannya sebagai seorang ibu.
Muncul tiga jenis dinamika psychological well-being dalam penelitian ini.
Dimensi penguasaan lingkungan muncul
dengan karakteristik dapat
mengatur dan memanfaatkan
lingkungan sekitarnya dengan
lebih baik dan juga aktif terlibat dalam kegiatan yang ada di lingkungan
sekitarnya. Dimensi tujuan hidup juga terlihat dengan adanya prinsip hidup yang
diyakini sehingga mampu mengarahkan hidupnya dengan baik. Dimensi otonomi
terlihat dari semangat berjuang untuk kehidupan yang lebih baik bersama
anak-anak dan cucu-cucunya. Beberapa faktor yang mempengaruhi psychological
well-being pada ibu usia dewasa madya pada fase ini adalah dukungan sosial,
tingkat religiusitas, dan adanya aktivitas tambahan.
Penulis: Nurul Akmalah
Kode Jurnal: jppiodd140038