Perspektif Guru terhadap Kemitraan antara Sekolah, Guru dan Masyarakat di SDN Inklusif di Surabaya

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat perspektif guru terhadap kemitraan yang terjadi antara sekolah, keluarga dan masyarakat pada SDN Inklusif di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus intrinsik. Fokus penelitiannya, yakni melihat aktivitas  kemitraan  yang  dilakukan,  tantangan  kemitraan  yang  dihadapi  serta  hasil  yang diharapkan dari adanya kemitraan.
Fokus  penelitiannya  tersebut  akan  tersaji  dalam  enam  tipe  keterlibatan  menurut  Epstein, yakni  Parenting,  Communicating,  Volunteering,  Learning  at  Home,  Decision  Making  dan Collaborating with Community. Penelitian ini melibatkan 6 orang partisipan dari 3 SDN Inklusif yang  berbeda.  Masing-masing  SDN  Inklusif  yang  diteliti  terdiri  dari  2  orang  partisipan  yang memiliki peran sebagai guru kelas (guru pendamping khusus) dan koordinator inklusif. Teknik  analisis  data  yang  digunakan  pada  penelitian  ini  adalah  analisis  tematik  dengan menggunakan  pendekatan  deduktif  (theory-driven).  Memakai  varian  dari  analisis  tematik, yakni template analysis technique dimana peneliti menggunakan kode yang sudah ada dalam teori.
Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  perspektif  tiap  partisipan  berbeda  dalam  melihat aktivitas  kemitraan  yang  dilakukan,  tantangan  kemitraan  yang  dihadapi  serta  hasil  yang diharapkan dari adanya kemitraan. Ada 4 tipe keterlibatan yang sudah familiar dilakukan oleh semua partisipan, yakni Parenting, Communicating, Learning at Home dan Collaborating with Community.  Sedangkan  2  tipe  keterlibatan  lainnya,  yakni Volunteering  dan  Decision  Making masih belum familiar dilakukan.
Kata kunci: Perspektif guru; Kemitraan; Keterlibatan; Sekolah inklusif
Penulis: Aria Luqita Agus Susanti, Pramesti P. Paramita
Kode Jurnal: jppiodd140042

Artikel Terkait :