PERBEDAAN PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN INKUIRI TERBIMBING
Abstrak: Perbedaan
peningkatan prestasi belajar
fisika menggunakan pembelajaran
problem solving dan inkuiri terbimbing. Penelitian bertujuan untuk menganalisa 1)
interaksi antara pembelajaran
dan tingkat kemampuan
awal dengan peningkatan prestasi
belajar fisika siswa,
2) perbedaan peningkatan prestasi belajar
fisika siswa yang
pembelajarannya menggunakan problem solving dan inkuiri terbimbing, 3)
perbedaan peningkatan prestasi belajar fisika siswa yang dibelajarkan menggunakan
problem solving dan
inkuiri terbimbing pada siswa
yang memiliki kemampuan
awal tinggi, dan
4) perbedaan peningkatan prestasi
belajar fisika siswa
yang dibelajarkan menggunakan problem solving dan inkuiri
terbimbing pada siswa yang memiliki
kemampuan awal rendah.
Metode yang digunakan
dalam penelitian ini
adalah metode Eksperimental
Design dengan tipe One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian yaitu siswa kelas X1 dan X7,
diambil dengan teknik
purposive sampling.Hasil penelitian
menunjukkan bahwa: 1) terdapat
interaksi antara pembelajaran
dan tingkat kemampuan
awal dengan peningkatan prestasi
belajar fisika siswa (sig = 0,002), 2) perbedaan peningkatan prestasi belajar fisika
siswa yang dibelajarkan menggunakan
inkuiri terbimbing (gain
= 0,79) lebih tinggi
dari problem solving
(gain = 0,77),
3) peningkatan prestasi
belajar fisika siswa yang
dibelajarkan menggunakan problem
solving (gain =
0,84) lebih tinggi daripada inkuiri
terbimbing (gain =
0,81) pada siswa
yang memiliki kemampuan
awal tinggi, dan 4) peningkatan prestasi belajar fisika siswa yang dibelajarkan menggunakan problem solving
(gain = 0,71)
lebih rendah daripada
inkuiri terbimbing (gain
= 0,78) pada siswa yang memiliki
kemampuan awal rendah
Penulis: Lidia Noviana Adam,
Adelina Hasyim, I Dewa Putu Nyeneng
Kode Jurnal: jppendidikandd130805