MANAJEMEN PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (Studi Kasus Manajemen Pembelajaran Bahasa Pada Anak Tunarungu di SLB PKK Provinsi Lampung)

Abstrak:  Manajemen  Pendidikan  Anak  Berkebutuhan  Khusus.  Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan: 1) Sistem identifikasi dan asesmen anak tunarungu dalam pembelajaran bahasa di SLB PKK  Provinsi Lampung, 2) Proses pembelajaran  anak  tunarungu  dilihat  dari  kebijakan  mutu  yang  digunakan,  rumusan kelulusan  yang  ditetapkan,  pengembanagan  kurikulum  yang  dipakai,  perencanaan pembelajarannya serta pelaksanaa pembelajaran dan evaluasi pembelajaran bahasa anak tunarungu di SLB PKK Provinsi Lampung, 3) Hasil yang  dicapai dalam pembelajaran bahasa  anak  tunarungu  di  SLB  PKK  Provinsi  Lampung.  Rancangan  penelitian  ini adalah  kualitatif,  dengan  pendekatan  fenomenologis,  sedangkan  subyek  penelitian  ini adalah guru kelas 1, guru kelas 2 dan guru kelas 3  tingkat SDLB di SLB PKK Provinsi Lampung.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  manajemen  pembelajaran  anak berkebutuhan khusus dalam hal ini pembelajaran bahasa anak tunarungu menyimpulkan (1)  Identifikasi  dan  asesmen  telah  dilakukan  dengan  baik  terhadap  siswa  untuk mengetahui kemampuan dan kebutuhannya. (2) Proses manajemen pembelajaran bahasa pada anak tunarungu di SLB PKK Provinsi Lampung telah terlaksana dengan baik. Hal tersebut  dapat  dilihat  dari:  kebijakan  mutu  yang  telah  sesuai  dan  dilaksanakan berdasarkan visi dan misi sekolah, rumusan kelulusan siswa yang telah sesuai dengan standar  kompetensi  lulusan  yang  telah  ditetapkan  BSNP,  Pengembangan  kurikulum yang  digunakan  telah  disesuaikan  dengan  tingkat  kebutuhan  anak,  perencanaan pembelajaran  yakni  dengan  penyusunan  Rencana  Pelaksanaan  Pembelajaran  (RPP), telah  dibuat  dengan  peraturan  yang  berlaku  sesuai  dengan  kurikulum  sekolah, Pelaksanaan pembelajaran bahasa pada anak tunarungu meliputi kesiapan pembelajaran, langkah-langkah  pelaksanaan  pembelajaran  dengan  menggunakan  metode  khusus pembelajaran  bahasa  yakni  metode  maternal  reflektif  telah  dilaksanakan  dengan  baik, evaluasi  yang  telah  diterapkan  dengan  baik,  (3)  Hasil  dari  proses  manajemen pembelajaran bahasa adalah kemampuan komunikasi yang baik bagi siswa tunarungu.
Kata kunci: anak berkebutuhan khusus, manajemen pembelajaran, pendidikan inklusi
Penulis: Arie Laili Nopprima, Sumadi, Riswanti Rini
Kode Jurnal: jppendidikandd131047

Artikel Terkait :