HUBUNGAN RASA PERCAYA PADA GURU DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA ANAK JALANAN

Abstrak: Anak jalanan cenderung mengesampingkan pendidikan akibat faktor ekonomi dan lingkungan. Peran orang tua yang tidak didapatkan, menjadikan guru sebagai peran pengganti yang dipercaya dapat memotivasi anak dalam belajar. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  hubungan  rasa  percaya  pada  guru  dengan  motivasi belajar pada anak jalanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling dalam pengambilan  sampel  yang  melibatkan  44  anak  jalanan  dari  kelas  III  SD  hingga  kelas  III  SMA.  Penelitian dilakukan  di  UPTD  (Unit  Pelaksana  Teknis  Daerah)  Rumoh  Seujahtera  Aneuk  Nanggroe  di  bawah  naungan Dinas Sosial Provinsi Aceh. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Skala Rasa Percaya yang terdiri dari  15  aitem  dengan  reliabilitas  sebesar  0,823  dan  Skala  Motivasi  Belajar  terdiri  dari  18  aitem  dengan reliabilitas  sebesar  0,780.  Metode  analisis  menggunakan  teknik  korelasi  Pearson  dengan  koefisien  korelasi r=0,319 dan p<0,035 (p<0,05). Hasil penelitian  menunjukkan bahwa terdapat hubungan  positif dan  signifikan antara rasa percaya pada  guru dengan motivasi belajar pada anak jalanan. Hal ini menjadikan rasa percaya pada guru erat kaitannya dalam meningkatkan motivasi belajar pada anak jalanan.
Kata kunci: Rasa percaya, motivasi belajar, anak jalanan, guru
Penulis: Cut Dhiya Amalina, Marty Mawarpury, Risana Rachmatan
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd130074

Artikel Terkait :