HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DUKUNGAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT DAN EFIKASI DIRI PENDERITA TUBERKOLOSIS DI BKPM SEMARANG
Abstrak: Tujuan dari
penelitian ini adalah
menentukan hubungan antara
persepsi terhadap dukungan
keluarga sebagai pengawas minum
obat dengan efikasi
diri pada pasien
tubercolosis di BKPM
wilayah Semarang. Persepsi terhadap dukungan
keluarga sebagai pengawas
minum obat adalah
penilaian pa sien tubercolosis
mengenai interaksinya dengan keluarga yang menjalankan peran sebagai
pengawas minum obat dan memberikan motivasi untuk tujuan penyembuhan. Efikasi
diri adalah keyakinan individu untuk mengelola perilaku-perilaku tertentu untuk mencapai
kesembuhan. Populasi dalam
penelitian ini adalah
pasien tubercolosis di
BKPM wilayah Semarang. Studi
kuantitatif ini melibatkan
44 pasien yang
diambil dengan teknik
sampling purposive. Pengumpulan data
menggunakan Skala persepsi
terhadap dukungan keluarga
sebagai pengawas minum
obat (22 aitem, α = 0.906) dan Skala efikasi diri (20
aitem, α
= 0.932) yang telah diujicobakan pada 30 pasien TB. Analisis regresi
digunakan untuk mengevaluasi
data. Hasilnya menunjukkan
adanya rxy =
0.550 dengan p = 0.000
(p<0.05) yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara
persepsi terhadap dukungan keluarga sebagai pengawas minum obat dan efikasi
diri.
Kata kunci: persepsi terhadap
dukungan keluarga sebagai pengawas minum obat, efikasi diri, tubercolosis
Penulis: Nurlita Hendiani,
Hastaning Sakti, Costrie Ganes Widayanti
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd130075