Hubungan antara Stres dan Motivasi Kerja pada Mahasiswa yang Bekerja Paruh Waktu

Abstract: Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stres dengan motivasi bekerja pada mahasiswa yang bekerja paruh waktu. Subjek penelitian ini adalah 122 mahasiswa dengan rentang usia 18-26 tahun yang terdiri dari 68 laki-laki dan 54 perempuan yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya dan bekerja paruh waktu selama minimal 6 (enam) bulan dalam pelbagai bidang. Pengambilan sampel dilakukan dengan tekni quota sampling sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Data dianalisis secara statistik menggunakan metode Pearson correlation, yaitu product moment. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,518 dengan p=0,00 (p<0,05) yang berarti bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara tingkat stres dengan tingkat motivasi bekerja pada mahasiswa yang bekerja paruh waktu. Makin rendah tingkat stres maka makin tinggi motivasi kerja seorang mahasiswa yang bekerja paruh waktu, begitu pula sebaliknya.
Kata kunci: Stres, motivasi kerja, mahasiswa, kerja paruh waktu
Penulis: Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd120037

Artikel Terkait :