Hubungan antara Strategi Coping dengan Self-efficacy pada Penyalahguna Narkoba pada Masa Pemulihan

Abstrak: Tujuan  penelitian  ini  adalah  menguji  secara  empiris  apakah  terdapat  hubungan  antara  strategi coping dengan self-efficacy pada penyalahguna narkoba. Subjek penelitian ini berjumlah 55 subjek dewasa awal dengan rentang usia 18-40 tahun yang berada pada masa pemulihan di kota Surabaya. Alat pengumpulan data pada penelitian ini berupa skala psikologi. Alat ukur variabel Self-efficacy terdiri dari 10 butir yang diadaptasi dari General Self-efficacy milik Ralf Schwarzer dan  alat ukur Strategi Coping terdiri dari 50 butir yang diadaptasi dari Ways of Coping yang disusun oleh Folkman dan Lazarus. Skala ways of coping mendapat reliabilitas sebesar 0,882, sedangkan skala self-efficacy mendapat reliabilitas sebesar 0,877. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasional Pearson dengan bantuan software IBM SPSS versi 20.0. Hasil analisis data dari penelitian menunjukkan nilai korelasi antara variabel strategi coping dan self-efficacy sebesar 0,587 dengan p sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara strategi coping dengan self-efficacy pada penyalahguna narkoba pada masa pemulihan.
Kata Kunci: Self-efficacy; Strategi Coping; Penyalahguna Narkoba; Masa Pemulihan
Penulis: Maindra Fauziannisa, Mareyke Maritje Wagey Tairas
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd130081

Artikel Terkait :