Hubungan antara Penerimaan Diri dengan Harga Diri pada Remaja pasca Perceraian Orangtua
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui
hubungan antara penerimaan
diri dengan harga diri pada remaja pasca perceraian
orangtua. Penelitian dilakukan di SMAK St.Maria Surabaya dan beberapa subjek
yang didata secara pribadi. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan alat pengumpul
data berupa kuesioner penerimaan diri dan harga diri pada remaja. Validitas isi
alat ukur didapatkan dari penilaian profesional dan dosen Fakultas Psikologi
Universitas Airlangga Surabaya, serta melalui uji seleksi aitem. Reliabilitas
alat ukur skala penerimaan diri dan har-ga
diri pada remaja
pasca perceraian orangtua
yaitu sebesar 0,814
untuk skala penerimaan diri, dan 0,912 untuk skala harga
diri. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis statistik parametrik
dengan bantuan program statistik SPSS versi 16.0. Berdasarkan hasil analisa
peneli-tan, diperoleh hasil bahwa semakin tinggi penerimaan diri maka semakin
tinggi pula harga diri pada remaja pasca perceraian orangtua.
Penulis: Barbara D.R. Wangge, Nurul
Hartini
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd130080