FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MENURUNNYA MINAT MASYARAKAT UNTUK MENJALANKAN ADAT BUDAYA NYAMBAI DI DESA KEJADIAN
ABSTRAK: Dalam konteks
masyarakat desa Kejadian
Kabupaten Lampung Barat
terdapat tradisi masyarakat Lampung
yaitu “Nyambai” yang
merupakan suatu bentuk tradisi dalam
acara adat menjelang
perkawinan yang kerap
dilakukan oleh masyarakat terutama
para remaja sebagai
bentuk penghormatan dan
upacara selamat kepada para
tamu. Dengan tujuan
untuk menganalisis dan
menjelaskan faktor-faktor
yang mempengaruhi menurunnya
minat masyarakat melestarikan adat budaya
nyambai di desa
kejadian kecamatan belalau
kabupaten lampung barat tahun
2013.
Metode dalam penelitian
ini adalah metode
deskriptif dengan subyek
penelitian masyarakat yang ada di Desa Kejadian. Sempel penelitian ini
berjumlah 31 orang. Data
dilampirkan melalui teknik
angket, wawancara dan
dokumentasi data dianalisis
menggunakan rumus chi kuadrat.
Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa dari
faktor pemahaman 12,90% responden termasuk
dalam kategori tidak
paham, 38,70% responden
termasuk dalam kategori kurang
paham, dan 48,38%
responden termasuk dalam
kategori sangat paham. Faktor
kesadaran menunjukkan 19,
35% responden termasuk dalam kategori
tidak adanya kesadaran,
45,16% responden termasuk
dalam kategori kurangnya kesadaran,
dan 35,48% responden
termasuk dalam kategori sadar. Faktor
kecintaan 6,45% responden
termasuk dalam kategori
tidak mencintai, 48,39% responden
termasuk dalam kategori
kurang mencintai, dan 45,16%
termasuk dalam kategori
sangat mencintai. Faktor
waktu 12,90% termasuk dalam
kategori tidak mampu
memanfaatkan waktu, 45,16%
termasuk dalam kategori kurang mampu memanfaatkan waktu, dan 41,93%
termasuk dalam kategori mampu memanfaatkan waktu. Faktor remaja merantau 22,58%
termasuk dalam kategori tidak
setuju, 22,58% termasuk
dalam kategori kurang
setuju, dan 54,83% termasuk dalam
kategori setuju. Hal
ini menunjukkan faktor-faktor tersebut cukup
berpengaruh terhadap menurunnya
minat masyarakat untuk menjalankan adat budaya nyambai.
Penulis: Tambat Nurhasan,
Holilluloh, Hermi Yanzi
Kode Jurnal: jppendidikandd131025