Dekonstruksi Jaques Derrida sebagai Strategi Pembacaan Teks Sastra
Abstrak: Artikel ini membahas
dua masalah utama, yaitu (1) gagasan-gagasan kunci dekonstruksi Derrida dan (2)
dekonstruksi sebagai strategi pembacaan teks sastra. Gagasan-gagasan kunci dekonstruksi
adalah (1) differance, (2) tilas, (3) suplemen, (4) teks, (5) iterabilitas, (6)
ketiadaan putusan, dan (7) diseminasi. Sebagai strategi pembacaan, dekontruksi
berpijak pada asumsi dasar bahwa bahasa ditandai instabilitas, tidak ada metode
yang bisa menafsirkan teks secara tuntas, dan ketakterbatasan kemungkinan
pembacaan teks. Pola minimal tahapan pembacaan dekonstruksi adalah (1)
rekonstruksi, (2) dekonstruksi, dan (3) reinskripsi. Kemungkinan hasil
pembacaan dekonstruksi dapat berupa (1) invensi, (2) “yang lain”, atau (3) teks
mendekonstruksi dirinya sendiri.
Penulis: Marcelus Ungkang
Kode Jurnal: jppendidikandd131041