Bantuan USAID pada Penguatan Demokratisasi dan Proses Pemilu 1999 di Indonesia Pasca Jatuhnya Rezim Orde Baru

ABSTRACT: Masa transisi menuju demokrasi yang dialami Indonesia pasca runtuhnya rezim Orde Baru telah memaksa pemerintah melakukan beberapa perubahan fundamental dalam sistem politik.  Amerika Serikat melalui USAID membantu mengawal proses penguatan demokratisasi di Indonesia melalui program Support and Strengthen Democratic Initiatives and Electoral Processes in Indonesia (SSDIEPI). Argumen inti dari penelitian ini adalah banyak akademisi menyatakan bahwa bantuan demokrasi internasional tidak membawa pengaruh terhadap perkembangan politik domestik. Namun nyatanya, program bantuan penguatan demokratisasi dan proses pemilu dari USAID telah berhasil mengawal proses demokratisasi di Indonesia dengan baik. Pemilu 1999 sebagai representatif pemilu demokratis telah sukses berjalan dengan tertib dan lancar di Indonesia. Hal tersebut tidak lepas dari 3 faktor penentu yaitu: pertama, political will pemerintah Indonesia; kedua, pelaksanaan strategi hibrid yang menyinergiskan kepentingan pusat dengan keinginan rakyat; dan ketiga, keterlibatan peran serta masyarakat sipil dalam mendukung program penguatan demokratisasi di Indonesia. 
Kata kunci: Bantuan luar negeri, transisi demokrasi, demokratisasi, political will, strategi hibrid, peran serta masyarakat sipil
Penulis: Dian Pratiwi
Kode Jurnal: jphubintdd130056

Artikel Terkait :