AKSESIBILITAS DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENDIDIKAN DASAR 9 TAHUN DI DAERAH PERBATASAN KABUPATEN SAMBAS DAN SANGGAU PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Abstract: Data untuk
penelitian ini diperoleh dari Kecamatan Paloh, Sajingan, Subah dan Teluk
Keramat Kabupaten Sambas dan dari Kecamatan Entikong, Sekayam, Beduai dan
Kembayan Kabupaten Sanggau. Teknik yang dipergunakan untuk pengambilan data
adalah teknik survey. Alat pengumpul data terdiri atas format isian data untuk
mengumpulkan data mengenai lulusan SD dan data mengenai lulusan SD yang
melanjutkan ke SMP dan pedoman wawancara untuk menghimpun informasi yang
bersifat kualitatif dari sumber data seperti Kepala Dinas dan Kepala Cabang
Dinas Pendidikan. Data diolah dengan menggunakan metode deskriptif. Masalah
yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah gambaran aksesibilitas dan
partisipasi masyarakat dalam Pendidikan Dasar 9 Tahun berdasarkan angka
transisi dan faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaan Program Wajib Belajar 9
Tahun di daerah perbatasan di Kabupaten Sambas dan Sanggau. Temuan penelitian
menunjukkan bahwa (1) sebanyak 456 atau 18,38 % dari 2479 orang lulusan Sekolah
Dasar dan/atau sederajat di 4 kecamatan daerah perbatasan di kabupaten Sambas
pada tahun 2008/2009 tidak melanjutkan sekolah ke tingkat Sekolah Menengah
Pertama dan/atau sederajat; (2) sebanyak 305 atau 17,93 % dari 1701 orang
lulusan Sekolah Dasar dan/atau sederajat di 4 kecamatan daerah perbatasan di
kabupaten Sanggau pada tahun 2008/2009 tidak melanjutkan sekolah ke tingkat
Sekolah Menengah Pertama dan/atau sederajat; (3) faktor-faktor penghambat meliputi:
sosial-budaya, ekonomi, geografi dan demografi.
Kata Kunci: Aksesibilitas dan
Partisipasi Masyarakat, Pendidikan Dasar 9 Tahun, dan Daerah Perbatasan
Penulis: Eusabinus Bunau,
Clarry Sada, Laurensius Salem, Paternus Hanye
Kode Jurnal: jppendidikandd110172