VARIASI PEMAKAIAN BAHASA PADA MASYARAKAT TUTUR KOTA SINGARAJA
Abstract: Artikel ini
bertujuan untuk (1) memerikan variasi pemakaian Bahasa pada masyarakat
tutur Kota Singaraja dalam kaitannya
dengan wangsa, pekerjaan dan umur, dan (2) menguraikan faktor-faktor yang
mempengaruhi terjadinya variasi tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut,
peneliti menerapkan pendekatan mixed method dengan melibatkan 120 subjek
penelitian yang diperoleh melalui secara purposive dengan memperhatikan
kriteria wangsa, pekerjaan dan umur. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara
dan perekaman.Hasil penelitian menunjukkan
bahwa ada 3 variasi bahasa
pada masyarakat tutur kota
Singaraja yang terkait dengan tipe subjek. Pemakaian BA sebagai variasi dominan
dipakai oleh tipe penutur TAD, TBD, TCD dan TCM. Mereka adalah kelompok penutur
dari tri wangsa dari tipe pekerjaan yang bervariasi dan didominasi oleh umur
tua. Sedangkan, variasi pemakaian BI
didominasi oleh tipe subjek TAM, TBM, NAM dan NBM. Kelompok ini
merupakan usia muda dari kelas sosial (pekerjaan) menengah ke atas, dan tri
wangsa dan jaba. Terakhir, pemakaian BB didominasi oleh tipe subjek NAD,NBD,
NCD dan NCM. Kelompok ini merupakan kelompok jaba dari tiga tipe pekerjaan dan
didominasi oleh umur tua. Variasi pemakaian bahasa yang berbeda tersebut
terkait erat dengan identitas yang ingin diproyeksikan oleh subjek (penutur).
Penulis: D. P. Ramendra
Kode Jurnal: jpsosiologidd130421