TRANSFORMASI BRANDING KOTA CIMAHI SEBAGAI KOTA KREATIF
Abstrak: Transformasi Branding
Kota Cimahi Sebagai Kota Kreatif ini, bertujuan mengetahui latar
belakang Transformasi Branding
Kota Cimahi sebagai
Kota Kreatif, pemahaman pihak-pihak
terkait yang terlibat
terhadap transformasi branding kota
Cimahi Sebagai Kota
Kreatif, program-program pemerintah
kota Cimahi dan dinas-dinas
terkait dalam mendukung
upaya transformasi branding kota
Cimahi sebagai kota
Kreatif, pola komunikasi
yang dilakukan pemerintah kota Cimahi dan
dinas-dinas terkait untuk
mensosialisasikan transformasi branding kota
Cimahi sebagai kota
Kreatif. Pengetahuan ini
ditinjau dari proses konstruksi makna
yang melibatkan aspek
interaksi pihak-pihak terkait
dalam Transformasi Branding Kota Cimahi sebagai Kota Kreatif. Pendekatan
penelitian yang digunakan
adalah kualitatif, dengan
paradigma konstruktivisme,
dan jenis studi
kasus. Subjek penelitiannya
adalah aparatur Pemerintah Kota
Cimahi serta pelaku
usaha yang tergabung
di komunitas kewirausahaan di
Cimahi yang dipilih
secara purposif. Pengumpulan
data diperoleh melalui wawancara
mendalam, observasi partisipan
pasif, dan studi pustaka. Hasil
penelitian mengungkapkan bahwa:
latar belakang Transformasi Branding Kota
Cimahi sebagai Kota
Kreatif dilihat dari
ketiadaan wilayah dan SDA,
potensi SDM yang
melimpah dan produknya
yang kreatif, berdasarkan peraturan pemerintah
pusat dan kota
serta industri manufaktur
yang menurun. Sedangkan latar
belakang Pengembangan Ekonomi
lokal sebagai upaya
untuk mewujudkan Kota Kreatif adalah butuhnya kerjasama dan partisipasi
pemerintah dan masyarakat, menumbuhkembangkan ekonomi
lokal Cimahi, tidak adanya
saluran komunikasi untuk
antara antara pelaku
usaha, pelaku usaha
dan pemerintah, pengembangan terdahulu
yang tidak sistematis,
bantuan dari organisasi dunia,
dan pencanangan program
dari pemerintah. Adapun pemahaman pihak-pihak
terkait mengenai Transformasi
Branding Kota Cimahi sebagai Kota
kreatif, dilihat dari
pemahaman kampanye, pemahaman
program Pengembangan Ekonomi lokal
(PEL) dalam upaya
mewujudkan Kota Kreatif, Tujuan kampanye,
dan keunikan Kota
Cimahi. Sedangkan program-program pemerintah kota
Cimahi dan dinas-dinas
terkait dalam mendukung
upaya transformasi branding kota Cimahi sebagai kota Kreatif terbagi
atas 3 fase, yaitu perencanaan,
eksekusi dan evaluasi.
Pola-pola komunikasi yang
dilakukan pemerintah kota Cimahi
dan dinas-dinas terkait
untuk mensosialisasikan transformasi branding
kota Cimahi sebagai
kota Kreatif dikategorikan
menjadi dua, yaitu kepada pelaku usaha sebagai target utama dan
masyarakat umum.
Penulis: Nada Arina, Hanny
Hafiar, dan Lilis Puspitasari
Kode Jurnal: jpkomunikasidd140142