ALUR PESAN KAMPANYE GERAKAN CIKAPUNDUNG BERSIH DALAM MENINGKATKAN KESADARAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN
Abstrak: Kesadaran
kebersihan lingkungan sangat
penting, terutama bagi mereka
yang tinggal di
bantaran sungai. Cikapundung
merupakan sungai yang mengalir
dari utara sampai
ke selatan Kota
Bandung. Kondisi Sungai Cikapundung sangatlah
buruk. Data menunjukkan
bahwa 90% sampah
dari orang-orang yang tinggal
di sepanjang Sungai
Cikapunung dibuang ke
sungai. Kondisi tersebut menyebabkan sungai ini menerima limbah sampah
lebih dari 5,5 juta liter/hari1. Untuk
mengatasi masalah tersebut,
pemerintah mencanangkan kampanye
kebersihan lingkungan yang
disebut Gerakan Cikapundung
Bersih (GCB).
Tujuan dari kampanye
ini tidak akan
tercapai apabila pesan-pesan kampanye tidak dapat tersampaikan
dengan baik kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang
tinggal di Bantaran
Sungai Cikapundung. Oleh
karena itu, penelitian ini
berisikan kajian mengenai alur penyampaian pesan kampanye yang terdiri dari
proses penerimaan pesan,
bentuk pesan dan
penggunaan media dalam kampanye
Gerakan Cikapundung Bersih (GCB).
Metode yang digunakan
dalam penelitian ini
adalah metode penelitian kuualitatif dengan
pendekatan studi kasus. Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan wawancara
mendalam, observasi dan
studi kepustakaan. Triangulasi sumber dilakukan
dan member check
dilakukan untuk menguji
keabsahan data yang digunakan.
Penelitian ini menunjukkan
bahwa keberadaan komunitas
yang peduli akan kebersihan
Sungai Cikapundung memiliki
peran penting dalam
proses penyampaian pesan
kampanye. Saluran komunikasi tatap muka digunakan oleh komunitas dalam
menyampaikan pesan kampanye
secara informal. Sedangkan saluran komunikasi
massa digunakan oleh
pemerintah untuk menyampaikan pesan kampanye secara formal.
Penulis: Meria Octavianti
Kode Jurnal: jpkomunikasidd140143