Tinjauan Yuridis Implementasi Gadai Syariah Pada Kantor Bank BRI Syariah Kudus
Abstrak: Perkembangan dunia
perbankan dewasa ini tidak terlepas dari perkembangan model ekonomi syariah
yang terus mendapatkan tempat dihati masyarakat. Diantara produk ekonomi
syariah yang mencoba hadir di tengah masyarakat adalah produk gadai. Namun
tentunya gadai syariah tetap harus diuji dalam upayanya mensejahterakan
masyarakat yang selama ini ditawarkan.
Penelitian ini mencoba menemukan jawaban terkait pertanyaan mampukah
produk gadai syariah yang salah satunya diimpelementasikan oleh Bank BRI
syariah cabang Kudus dalam mensejahterakan masyarakat. Diharapkan dengan
pendekatan yuridis empiris mampu menemukan jawaban tersebut secara
komperhensif. Penelitian hukum empiris nantinya dikonsepsikan dengan memandang
hukum sebagai fenomena sosial, artinya bagaimana hukum bekerja dan diterapkan
dalam kehidupan bermasyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam gadai syariah, aspek syariah
tidak hanya menyentuh bagian operasionalnya saja, pembiayaan kegiatan dan
pendanaan bagi nasabah, harus diperoleh dari sumber yang benar-benar terbebas
dari unsur riba. Dalam menjalankan produk perbankkan syariah yaitu dalam
fasilitas gadai meliputi rukun dan syarat transaksi gadai, hak dan kewajiban
pihak penerima gadai (murtahin), hak dan kewajiban rahin (pemberi gadai) dan
akad perjanjian transaksi gadai. Tidak
adanya unsur riba yang sangat memberatkan nasabah telah memberikan jawaban
bahwa produk gadai syariah lebih mampu mensejahterakan masyarakat. Dan beberapa
saran yang peneliti rekomendasikan. Produk gadai syariah perlu dibuatkan
regulasi, standar system gadai dan adanya sosialisasi yang paling tidak hal
tersebut dibantu oleh pemerintah. Dalam terjadinya sengketa perlu
diprioritaskan adanya mediasi yang mengacu pada ajaran syariat islam yaitu
rahmatan lilalamin.
Penulis: Masmuah, Sukresno
Kode Jurnal: jpantropologidd130053