The Potential Role of News Media in the Regional Conflict: Reading the Representation of the Potential Role of Indonesian News Media in the Conflict over Ambalat Disputed Island between Indonesia and Malaysia

Abstract: Seperti halnya aktivitas sosial lainnya, praktek jurnalisme sebagai bagian dari proses produksi pesan media massa boleh dikatakan tidak akan pernah dapat kedap dari pengaruh gravitasi kepentingan ideologis yang mengelilinginya. Pada titik ini, keterkaitan praktek-praktek jurnalisme dengan kepentingan ideologis yang melingkupinya dapat diidentifikasi dari kecenderungan para jurnalis  ketika melakukan framing (pembingkaian) terhadap realitas sosial yang diangkat sebagai realitas media. Seorang jurnalis akan selalu melakukan seleksi dan sekaligus memberikan prioritas terhadap elemen-elemen fakta tertentu dari realitas sosial tersebut dengan mendasarkan diri pada pertimbangan-pertimbangan ideologis yang hampir selalu dipengaruhi oleh  konstelasi kepentingan di sekitarnya. Demikianpun sebaliknya, media massa sekaligus juga memiliki kekuatan strategis sebagai stimulator bagi munculnya sejumlah konstruksi sosial yang berpengaruh bagi publik.  Berangkat dari dua pengandaian di atas, tulisan ini ditujukan untuk melihat secara sederhana peran potensial media massa dalam konflik seperti yang terepresentasikan dalam kecenderungan pemberitaannya untuk berpihak terhadap pihak-pihak yang bertikai.  
Key words:  kepentingan ideologis, konflik, pembingkaian peran potensial media
Author: Donatus Danarka Sasangka
Journal Code: jpkomunikasigg050001

Artikel Terkait :