THE EVER FAILING COUNTER MOVEMENT: THE CASE OF LOW CLASS WOMEN MIGRATION AT GROBOGAN, CENTRAL JAVA
ABSTRAK: Tulisan ini merupakan
sebagian kecil data hasil penelitian yang dilakukan di Godong, Grobogan Jawa
Tengah, tentang migrasi yang dilakukan oleh perempuan di Godong ke Malaysia dan
Singapura sebagai TKW. Perempuan Godong yang umumnya miskin, berpendidikan
rendah, harus menanggung beban kemiskinan dan mencari jalan keluar dari
kemiskinan dengan bermigrasi. Hal ini mereka lakukan karena suami—yang secara
konstruksi sosial—dianggap sebagai pencari nafkah utama, tidak memiliki pekerjaan
tetap, menganggur karena PHK, dan menyempitnya lahan pertanian sehingga terjadi
pengurangan buruh tani. Perempuan miskin di Godong sebagai TKW di luar negeri
memiliki beban yang sangat berat, sebagai pencari nafkah utama dan harus tetap
kukuh mempertahankan keberlangsungan hidup rumah tangganya. Tak jarang
pengorbanan mereka tak mendapat penghargaan sebagaimana layaknya. Penghargaan
yang mereka dapatkan di mata masyarakat adalah penghargaan sosial semu. Penghargaan
yang didapatkan hanyalah sebatas uang yang dihasilkan dan segera setelah mereka
kembali di desa tak ada status baru untuk mereka. Mereka tetap miskin, dan
tidak mempunyai peran dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, meski mereka
merupakan sumber nafkah utama. Gerakan tandingan yang dilakukan oleh perempuan
godong untuk mencari nafkah selalu gagal meningkatkan status dan peran mereka.
Author: Tri Marhaeni P. Astuti
Journal Code: jpantropologigg080002