REMYTHOLOGIZING INDIVIDUALISM IN AMERICAN ACTION MOVIES
ABSTRAK: Individualisme
dianggap merupakan inti budaya Amerika. Individualisme dalam arti penekanan terhadap
kemampuan diri sendiri di atas kelompok atau negara telah banyak dibahas dan
didramatisasikan oleh banyak penulis dari masa awal sejarah negara Amerika dan
dalam film laga Amerika individualism tercermin dalam citra-citra verbal maupun
non-verbal dari penggambaran sifat tokoh hero dalam melawan tokoh jahat. Akan
tetapi, individualisme dan kepercayaan pada kemampuan sendiri sering
memunculkan sikap terlalu percaya diri dan ingin menang sendiri. Dalam hubungan
ini, seorang hero dalam film selalu digambarkan sebagai sosok penyendiri,
seorang individu yang berseberangan dengan masyarakat. Hal itu tidak berarti
bahwa individu dan masyarakat adalah dua entitas yang benar-benar terpisah
karena setiap individu adalah produk kondisi sosial. Konflik antara individu
dan masyarakat lebih disebabkan oleh perbedaan karakter dan pola antara
keduanya. Individu membutuhkan kebebasan untuk mempertahankan identitasnya,
sedangkan masyarakat memerlukan kerelaan individu untuk menyerahkan sebagian
kebebasannya demi tegaknya keteraturan bersama.Dari karakterisasi, narasi, dan
tema yang disajikan dalam film film laga dapat disimpulkan bahwa penggambaran
sosok hero yang soliter dalam film-film laga lebih merupakan romantisme yang
hidup dalam kenangan bawah sadar orang Amerika terhadap kehidupan ideal seorang
hero yang individualis yang memitoskan kembali individualisme yang tidak lekang
oleh waktu.
Author: Ida Rochani Adi
Journal Code: jpantropologigg080001