TARI TORTOR SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI NONVERBAL DALAM ACARA ADAT SUKU BATAK TOBA DI KOTA BALIKPAPAN
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui, memahami dan menganalisis tari Tortor sebagai media
komunikasi nonverbal dalam acara adat suku Batak Toba di Kota Balikpapan dan
untuk mengetahui pemahaman masyarakat Batak Toba di Kota Balikpapan mengenai
tari Tortor. Fokus penelitian ini adalah pesan nonverbal yang terkandung dalam
tari Tortor acara adat suku Batak Toba di Kota Balikpapan yang meliputi, pesan
kinesik, pesan paralinguistik, pesan proksemik, dan pesan artifaktual. Melalui
penelitian ini akan diketahui pesan dan makna dalam tari Tortor berdasarkan
pesan kinesik atau gerak tubuh, paralinguistik atau suara, proksemik atau
penggunaan ruang personal dan sosial dan artifaktual atau penampilan tubuh
yaitu properti tari dan persyaratan acara adat, dalam acara adat masyarakat
suku Batak Toba di Kota Balikpapan. Penulis menggunakan metode penelitian
deskriptif, yang menggambarkan suatu fenomena berdasarkan fakta yang terjadi
dengan model analisis interaktif yang terdiri dari empat alur yaitu pengumpulan
data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil
penelitian yang dilakukan, tari Tortor sebagai media komunikasi nonverbal dalam
acara adat suku Batak Toba di Kota Balikpapan mampu menyampaikan pesan dan
makna kepada partisipan acara adat yang hadir. Pesan dan makna tersebut dilihat
dari kinesik atau gerak tubuh dalam menari Tortor, paralinguistik atau suara
dalam pantun dan musik Batak dalam mengiringi tari Tortor, proksemik atau
penggunaan ruang personal dan sosial dalam pembagian posisi dalam acara adat
yang berlangsung, artifaktual dalam properti tari dan persyaratan acara adat
seperti ulos, sarung, sortali, tumpak, ikan mas, babi, sapi atau kerbau, beras
dan tanaman padi.
Penulis: Radoti Rappalume
Aritonang
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150127