KONSTRUKSI REALITAS BERITA TENTANG PRABOWO DALAM KASUS HAK ASASI MANUSIA (HAM) TAHUN 1998 DI METRO TV
Abstrak: Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui dan menginterpretasi konstruksi realitas berita tentang
Prabowo dalam kasus Hak Asasi Manusia (HAM) tahun 1998 di Metro TV. Fokus
penelitian dalam penelitian ini sesuai dengan kerangka Framing Zhongdan Pan dan
Gerald M. Kosicki meliputi : SINTAKSIS cara wartawan menyusun berita, SKRIP
cara wartawan mengisahkan berita, TEMATIK cara wartawan menulis berita, dan
RETORIS cara wartawan menekankan berita. Penelitian ini termasuk studi
kualitatif interpretative yaitu menjelaskan tantang peristiwa-peristiwa sosial
atau budaya yang didasarkan pada perspektif dan pengalaman dan merupakan sebuah
sistem sosial yang memaknai perilaku secara detail langsung mengobservasi. Data
dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik observasi guba mendapatkan dan
mengumpulkan data-data yang valid untuk mendukung penelitian. Melakukan
dokumentasi berupa pengumpulan video pemberitaan dank aria ilmiah yang relevan
dengan penelitian. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2014 sampai
Desember 2014. Hasil penelitian diperoleh gambaran yaitu konstruksi yang dibuat
oleh media Metro TV terkait dengan Prabowo yang terlibat pada kasus palanggaran
HAM tahun 1998. Dan dari hasil penelitian dari perangkat Framing yang digunakan
terbagi menjadi empat yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Peneliti
menyimpulkan dari kostruksi pemberitaan yang dimuat oleh media Metro TV ini
memiliki muatan politik karena terdapat kepentingan-kepentingan pemilik media
yang masuk dalam lingkup politik. Pembentukan ini terlihat ketika pemberitaan terkait
Prabowo tersengkut kasus HAM. Media membangun suatu opini di masyarakat yang
nantinya akan menurunkan elektabilitas dan citra Prabowo terhadap para
pendukungnya. Pembentukan ini dimaksutkan agar Prabowo tidak terpilih menjadi
prasiden pada 9 Juni mendatang. Metro TV lebih menonjolkan sosok Jokowi yang
sederhana, bersih, dan mempunyai rekam jejak yang baik atas kepentingan pemilik
media yaitu Surya Paloh sebagai pemilik media Metro TV.
Kata Kunci: Konstruksi
realitas berita tentang Prabowo dalam kasus Hak Asasi Manusia (HAM) tahun 1998
di Metro TV
Penulis: Rafik Daris Salam
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150128