Strategi Komunikasi Humas Dalam Mensosialisasikan Pengelolaan Parkir Liar Pada Dinas Perhubungan (Dishub) Di Kota Samarinda (Studi Kasus Parkir Liar di Lingkungan Mall Samarinda Central Plaza)

ABSTRAK: Kegiatan parkir liar merupakan salah satu bentuk pelanggaran aturan perundang-undangan yang berlaku di kota Samarinda. Upaya-upaya pendekatan (persuasif) terus diupayakan oleh Dinas Perhubungan kota Samarinda guna menertibkan kegiatan parkir liar, salah satunya dengan proses sosialisasi secara langsung kepada para pelaku parkir liar. Tindakan secara persuasive terus dilakukan guna terjadi proses penertiban yang aman tanpa menggunakan unsur-unsur paksaan (koersi).
Penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang sistematis melukiskan fakta ataupun karakteristik populasi tertentu atau bidang tertentu secara faktual dan cermat. Teknik yang akan digunakan untuk mengumpulkan sumber data utama adalah wawancara mendalam yang menghasilkan data berupa kata- kata dan tindakan. Berdasarkan analisa data dan pembahasan hasil penelitian, maka dapat dikemukakan bahwa terdapat  jenis pola komunikasi persuasuf antara Dinas Perhubungan dengan pelaku parkir liar.
Pola komunikasi yang harus digunakan antara Dinas Perhubungan terhadap pelaku parkir liar adalah pola komunikasi persuasif. Sehingga komunikasi yang bersifat ajakan / himbauan dapat terjalin dengan baik antara kedua belah pihak, yaitu Dinas Perhubungan maupun pelaku parkir liar. Tindakan persuasif diharapkan dapat mempengaruhi maupun mengubah tindakan para pelaku parkir liar agar mengikuti sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan.
Kata kunci: Strategi Komunikasi, Pengelolaan, Parkir Liar
Penulis: Dedy Indra Setiawan
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150110

Artikel Terkait :