SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN BERBASIS LINGKUNGAN (PBL) MAPALUSE DI KELURAHAN PANIKI SATU KECAMATAN MAPANGET KOTA MANADO
Abstract: Pembangunan
berwawasan lingkungan, Merupakan strategi pembangunan berkelanjutan pada tahun
1970an seiring dengan munculnya masalah lingkungan. Hal ini akibat adanya
paradigma pembangunan ekonomi yang hanya mengejar pertumbuhan ekonomi semata,
yang pada akhirnya menimbulkan kerusakan lingkungan dan sumber daya alam (SDA).
Oleh karena itu, pembangunan berwawasan lingkungan berkelanjutan perlu dikaji
ulang. Pembangunan berwawasan lingkungan lebih menekankan pada koordinasi dan
integrasi Sumberdaya Alam (SDA), Sumberdaya Manusia (SDM), serta Sumberdaya
Buatan di dalam gerak pembangunan, yaitu pendekatan kependudukan, pembangunan,
dan lingkungan hingga integrasi pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan
Berdasarkan hasil penelitian ternyata program Pembangunan Berbasis
Lingkungan (PBL) MembAngun PrasaranA LingkUngan, Sosial dan Ekonomi (MAPALUSE)
adalah program yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota Manado untuk mempercepat
proses pembangunan di Kota Manado dan basisnya adalah kelurahan-kelurahan
sebagai ujung tombak. Pembangunan Berbasis Lingkungan (PBL) Mapaluse bukan
proyek melainkan program yang harus dilaksanakan oleh Masyarakat dengan
mendapat bantuan dana dalam bentuk hibah.
Program Pembangunan Berbasis Lingkungan (PBL) Mapaluse adalah program
pemerintah bersama dengan masyarakat yang dikelola oleh masyarakat itu berarti
pemerintah melibatkan masyarakat secara aktif dalam pembangunan infra-struktur
dan sosial serta ekonomi. Pada program ini pemerintah menyerahkan sepenuhnya
tanggung jawab kepada masyarakat dalam bentuk kelompok-kelompok yang di namakan
Kelompok Masyarakat Mapalus (KMM) yang di Ketuai oleh Kepala Lingkungan di
bantu oleh tokoh-tokoh masyarakat dan masyarakat itu sendiri.
Pelaksanaan Program Pembangunan Berbasis Lingkungan (PBL) Mapaluse untuk
tahun 2014 telah diselesaikan dengan jumlah dana hibah sebesar Rp. 75.000.000.-
(Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah) ditambah partisipasi masyarakat baik itu dana
penyertaan dan tenaga. Adapun infra-struktur yang telah dikerjakan ada beberapa
yaitu: perbaikan drainase/saluran air/selokan, perbaikan gorong-gorong, dan
pemasangan Lampu Penerangan Jalan.
Program Pembangunan Berbasis Lingkungan (PBL) Mapaluse secara mutlak
diterima oleh seluruh Masyarakat Kelurahan Paniki Satu, dan menyatakan bahwa
ini merupakan terobosan baru dari pihak pemerintah untuk pelaksanaan
pembangunan yang berpihak kepada rakyat dan tentunya sangat diharapkan bahwa
program ini dapat berlanjut terus.
Penulis: Fransiska Y.V. Pongoh
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150064