REPRESENTASI BUDAYA KUTAI DALAM VIDEO KLIP LAGU “LEMBUSWANA”
Abstrak: Di era globalisasi
saat ini, budaya asing dengan mudah masuk dalam kehidupan masyarakat melalui
kemajuan teknologi komunikasi. Karena itu budaya asing dan budaya lokal harus
dapat disinergikan, sehingga adat-istiadat peninggalan nenek moyang yang
memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri tetap terjaga. Masyarakat
menggunakan teknologi komunikasi sebagai guru yang menyampaikan warisan sosial
(nilai-nilai, norma) dari seseorang ke orang lain, atau bahkan dari generasi ke
generasi. Nilai-nilai budaya ini menjadi pedoman dan melahirkan aturan-aturan
ataupun kebijakan yang disebut kearifan budaya lokal. Hal-hal yang terkandung
dalam suatu budaya , salah satunya adalah tanda. Setiap orang memiliki
interpretasi makna tersendiri dan tentu saja dengan berbagai alasan yang
melatarbelakanginya. Semua makna budaya
diciptakan menggunakan tanda-tanda. Dalam penelitian ini meneliti representasi
budaya kutai dalam video klip lagu “Lembuswana” yang terkandung dalam tanda
yang ditampilkan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif
interpretatif dengan pendekatan analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Unsur-unsur
tanda yang diteliti meliputi unsur audio dan visual. Dalam proses penelitian,
temuan tanda-tanda budaya tersebut diidentifikasi dan diklasifikasikan
berdasarkan tipe tanda , yaitu ikon,
indeks , dan simbol. Setelah itu temuan tanda dalam setiap setting
diinterpretasikan dalam bentuk tabel serta penjelasan deskriptif. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa temuan tanda dalam video klip lagu “Lembuswana”
menampilkan unsur-unsur budaya masyarakat kutai. Video klip ini mengandung
nilai-nilai budaya yang perlu dilestarikan sebagai bentuk kearifan lokal,
karena budaya merupakan identitas dan jati diri bangsa. Video Melalui video
klip “Lembuswana” diharapkan dapat menambah pengetahuan generasi muda tentang
sejarah budaya dan meningkatkan rasa cinta terhadap budaya sendiri.
Penulis: Estetika Putri
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150163