PROFESI PERENCANA DALAM PERENCANAAN PARTISIPATIF SUATU KAJIAN TEORI DAN PRAKTEK PERENCANAAN
Abstrak: Pendekatan perencanaan
pembangunan telah bergeser
dari pendekatan terpusat menuju
pendekatan partisipatif, sehingga
menuntut perubahan peranan, kemampuan
dan perilaku perencana
dalam menjalankan
profesinya. Tuntutan tersebut
melahirkan pertanyaan ”bagaimana
peranan perencana pada proses perencanaan partisipatif, serta bagaimana pengaruhnya
pada pekerjaan profesi
perencana dan etika profesi perencana, sehingga terwujud
proses perencanaan partisipatif yang efektif”. Tulisan ini menyampaikan hasil
penelitian yang mempunyai tujuan memahami
peranan perencana dalam
mewujudkan proses perencanaan partisipatif yang sesungguhnya, serta pengaruhnya
pada profesi dan
etika profesi
perencana.Penelitian
dilakukan melalui kajian
peranan perencana dalam teori
perencanaan, konsep perencanaan
partisipatif dan kasus praktek perencanaan partisipatif di
Jawa Timur, yang selanjutnya dikaitkan dengan
profesi dan etika
profesi perencana. Penelitian
ini menemukan bahwa secara
teori maupun praktek,
peranan perencana dalam perencanaan partisipatif
adalah sebagai fasilitator
dan komunikator yang membantu
terjadinya komunikasi antar
peserta yang menghasilkan perencanaan yang
efektif. Dalam menjalankan
profesinya, selain mengandalkan pengetahuan
dan teknik analisis,
perencana juga perlu mempunyai kemampuan
membangun dialog antar
berbagai pihak yang berkepentingan. Sesuai dengan
peranannya, perencana harus menjunjung tinggi
etika yang menuntun
perilakunya untuk mendukung
partisipasi masyarakat dan tanggung
jawab pada kepentingan
masyarakat. Sebagai komunikator, perencana
juga perlu mematuhi
norma pragmatis alamiah dalam
berkomunikasi agar mendapatkan
kepercayaan masyarakat dan mampu membangun komunikasi yang efektif.
Penulis: Dewi Sawitri
Kode Jurnal: jpsosiologidd060006