PERILAKU SOSIAL PENGGUNA MINUMAN KERAS DI KELURAHAN SUNGAI DAMA KOTA SAMARINDA
Abstrak: Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui Perilaku sosial pengguna minuman keras yang dikaitkan dengan
norma-norma sosial di Kelurahan Sungai Dama Kota Samarinda. Remaja merupakan
generasi penerus bangsa yang diharapkan dapat menggantikan generasi-generasi
terdahulu dengan kualitas kinerja dan mental yang lebih baik. Perubahan
perilaku pada remaja dan orang dewasa akhir-akhir ini antara lain adalah menerima
begitu saja berbagai bentuk pergaulan tanpa ada proses filterisasi atau
penyaringan terlebih dahulu mengenai mana pengaruh pergaulan yang baik dan mana
pengaruh pergaulan yang buruk, salah satunya adalah kebiasaan mengkonsumsi
minuman keras. Perilaku pengguna minuman keras merupakan salah satu bentuk
perilaku menyimpang, karena perilaku ini telah melenceng jauh dari norma-norma
dan kehadirannya tidak diharapkan dalam kehidupan masyarakat. Begitu pula yang
terjadi di Kelurahan Sungai Dama Kota Samarinda, di mana remaja-remaja bahkan
orang dewasa pun banyak yang mengkonsumsi minuman keras. Mereka mengkonsumsi
minuman keras biasanya di dalam gang, warung pinggir jalan, pinggir sungai, dan
tempat tongkrongan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi
kualitatif dengan fokus bentuk-bentuk perilaku pengguna minuman keras dan
Faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang menggunakan minuman keras di
Kelurahan Sungai Dama Kota Samarinda. Proses pengumpulan data dilakukan dengan
cara observasi, wawancara, dan di dukung dengan data sekunder yang ada. Untuk
memudahkan dalam pengumpulan data, maka peneliti menggunakan alat bantu berupa
catatan lapangan maupun foto dan pedoman wawancara .data yang terkumpul
dianalisa menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Hasil dari penelitian dapat diketahui bahwa bentuk-bentuk perilaku pengguna minuman keras sangat
beragam yaitu meliputi pencurian, free sex (seks bebas), pemalakan, dan
tawuran/perkelehian, sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang
menggunakan minuman keras antara lain, meliputi pengangguran, pergaulan bebas,
dan kenikmatan.
Penulis: Agung
Kode Jurnal: jpsosiologidd150002