PERILAKU MENYIMPANG REMAJA DI SEKITAR KAWASAN PARIWISATA (Studi Di Desa Penibung Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah)

Abstract: Keberadaan pariwisata yang ada di Desa Penibung Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah ini yang mengakibatkan perilaku remaja yang semakin kompleks. Mereka tidak hanya menjadikan tempat wisata tersebut sebagai tempat berkumpul – kumpul dengan temannya, tetapi menjadikannya tempat untuk melakukan berbagai perilaku menyimpang. Tujuan dari penelitian ini adalah adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk perilaku menyimpang remaja di sekitar kawasan pariwisata dan dampak perilaku menyimpang remaja tersebut terhadap masyarakat sekitar terutama di sekitar kawasan pariwisata. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang mana lokasi penelitian di Desa Penibung yakni disekitar kawasan pariwisata yang berada di desa tersebut.
Berdasarkan teori pergaulan berbeda(Differential Association)yang menjelaskan bahwa penyimpangan itu bersumber dari pergaulan dengan sekelompok orang yang telah menyimpang. Penyimpangan diperoleh melalui proses alih budaya (cultural transmission) . Melalui proses ini seseorang mempelajari suatu subkebudayaan menyimpang(deviant subculture)”. Hal ini sesuai dengan perilaku remaja yang melakukan berbagai pola perilaku yang cenderung negatif di sekitar kawasan pariwisata Mempawah karena tindakan yang mereka lakukan sudah menjadi kebiasaan dan pertimbangan pola perilaku dari remaja tersebut berdasarkan orientasi remaja- remaja yang ada di Mempawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat banyaknya perilaku remaja yang terlihat disekitar kawasan pariwisata, seperti adanya perilaku berpacaran, minum- minuman keras, penggunaan narkoba, maupun kenakalan remaja lainnya. Sedangkan dampak yang ditimbulkan bagi remaja itu sendiri seperti ; sekolah terganggu, jauh dari agama dan timbulnya berbagai macam penyakit, dan dampak bagi masyarakat sekitar akibat perilaku menyimpang remaja tersebut seperti ; mengganggu ketenangan masyarakat yang sedang istirahat, membuat keresahan sehingga masyarakat merasakan khawatir anaknya akan meniru perilaku remaja yang menyimpang  dan merugikan masyarakat sekitar akibat ulah remaja tersebut.
Kata-kata kunci: perilaku menyimpang, remaja, pariwisata   
Penulis: LINY MUHARTINI
Kode Jurnal: jpsosiologidd150056

Artikel Terkait :