PERCERAIAN DAN AKIBATNYA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK: Studi kasus pada Keluarga Etnis Batak Toba di Kota Medan

ABSTRACT: Perkawinan bertujuan untuk mengumumkan dan memberikan status baru pada pasangan suami istri tersebut kepada orang lain sehingga pasangan ini diterima dan diakui statusnya sebagai pasangan yang sah menurut hukum, baik agama, negara maupun adat dengan sederetan hak dan kewajiban untuk dijalankan oleh keduanya, sehingga pria itu bertindak sebagai suami sedangkan wanita bertindak sebagai istri. Namun karena ada pertikaian yang disebabkan oleh faktor eksternal dan internal keluarga, terjadilah perceraian. Perceraian pasangan suami isteri sangat berdampak bagi anak-anaknya dan juga berpengaruh pada pendidikan anaknya. Dari hasil penelitian diketahui bahwa akibat dari perceraian bagi masyarakat Batak Toba sangat berdampak bagi pendidikan anaknya, dimana karena perceraian, anak bisa menjadi putus sekolah atau sekolah yang berantakan. Hal ini disebabkan karena dua faktor yaitu kurangnya motivasi dan perhatian dari orang tua yang sudah bercerai kepada anaknya, dan yang kedua ialah fakor ekonomi orang tua tunggal yang mampu membiayai sekolah anaknya.
Kata kunci: Perceraian, akibat perceraian, pendidikan anak
Penulis: Widya Kristina Marbun
Kode Jurnal: jpsosiologidd130287

Artikel Terkait :