PERAN BERMAIN DALAM PROSES TUMBUH KEMBANG ANAK

Abstract: Bermain merupakan kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan anak sehari-hari adapun manfaat yang dapat dirasakan oleh anak, yakni bermain memicu kreativitas, maksudnya dalam bermain anak menjadi aktif dan kreatif mengembangkan ide dan pikirannya. Bermain juga dapat mencerdaskan otak, maksudnya ketika anak bermain, anak dapat memperkaya cara berpikir dan dapat menanggulangi konflik, melatih empati atau perasaan, pikiran dan sikap serta mengasah panca indera yang sebagai media perasa terlebih anak dapat melakukan penemuan atas sesuatu yang belum pernah diciptakan sebelumnya. Secara umum terdapat dua faktor yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, yaitu faktor genetik dan faktor lingkungan. Faktor genetik merupakan modal dasar dalam mencapai hasil akhir proses tumbuh kembang anak yang dapat ditentukan dari kualitas dan kuantitas pertumbuhan. Lingkungan yang cukup baik memungkinkan tercapainya potensi bawaan. Dalam bermain guru sangat berperan dalam kegiatan bermain pada anak, karena guru sebagai fasilitator bagi anak seperti mengajarkan anak cara bermain yang tidak membahayakan anak, memilih permainan yang menumbuh kembangkan anak dan anak tidak merasa bosan dengan lingkungan sekolahnya dan anak pun dapat bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.
Kata Kunci: Faktor Genetik, Guru, Tumbuh Kembang anak
Penulis: Nyimas Muazzomi
Kode Jurnal: jpsosiologidd140273

Artikel Terkait :