Pengukuran Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia
Abstrak: Akhir Millennium
Development Goals (MDGs) memunculkan pemikiran untuk kembali mencari tujuan
pembangunan yang disepakati secara internasional. Sustainable Development Goals
(SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan adalah salah satunya.Dalam
penelitian ini, pembangunan berkelanjutan dijabarkan sebagai keseimbangan
pembangunan ekonomi, sosial dan lingkungan. Capaian pembangunan berkelanjutan
diukur dengan dua pendekatan yang berbeda, indikator parsial dan komposit.
Penyusunan indeks komposit menggunakan tujuh tahapan yang dimulai dari
penyusunan kerangka teoritis hingga diseminasi. Indikator pembangunan secara
parsial menunjukkan adanya kemajuan di bidang ekonomi dan sosial, namun
penurunan pada lingkungan. Indeks Pembangunan Berkelanjutan (IPB), yang merupakan
komposit dari PDRB, IPM dan IKLH juga memberikan pesan yang sama. Dengan
menggunakan skenario keseimbangan antar dimensi pembangunan, sebagai skenario
terpilih, pembangunan berkelanjutan di Indonesia baru mencapai sekitar dua per
tiga dari target maksimum. Kemajuan yang
cukup tinggi pada bidang ekonomi dan sosial pada akhirnya terkoreksi oleh
degradasi lingkungan.
Penulis: Akhmad Fauzi, Alex
Oxtavianus
Kode Jurnal: jpsosiologidd140245