PEMUNGUTAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN (BPHTB) DI KABUPATEN SAMOSIR

Abstrak: Pelaksanaan  pemungutan  BPHTB  setelah  menjadi  pajak  daerah  diharapkan  akan  menjadi  salah  satu sumber  Pendapatan  Asli  Daerah  yang  cukup  potensial  bagi  daerah,  dibandingkan  dari  keseluruhan penerimaan  pajak-pajak  daerah  yang  telah  ada  selama  ini.  Namun  dalam  pelaksanaannya,  pemungutan BPHTB  setelah  menjadi  pajak  daerah  menyebabkan  pendapatan  daerah  dari  BPHTB  menjadi  menurun, sehingga diperlukan kajian yang lebih mendalam untuk perbaikan kedepannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  pelaksanaan  pemungutan  BPHTB  setelah  menjadi  pajak  daerah  di  Kabupaten  Samosir. Berkenaan dengan penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif  yang  berfokus  pada  permasalahan  yang  diuraikan  pada  bab  I  tesis  ini.  Sedangkan  teknik pengumpulan data   dalam penelitian ini, penulis menggunakan wawancara semi terstruktur, observasi dan kajian  dokumentasi.  Pemerintah  Pusat  perlu  merevisi  Undang-Undang  No.  28  Tahun  2009  dengan memberikan keleluasaan kepada pemerintah daerah dalam menetapkan NPOPTKP dan Pemerintah Daerah dapat meningkatkan pendapatan dengan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi.
Kata Kunci: Pajak Daerah, Pendapat Asli Daerah, Pemerintah Kabupaten Samosir
Penulis: Silvia Christina Panggabean
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd150537

Artikel Terkait :