Pembelajaran dengan Scientific Debate Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa
Abstrak: Artikel ini mengkaji
pengaruh penerapan model
pembelajaran Scientific Debate terhadap peningkatan kemampuan
berpikir kreatif mahasiswa. Jenis penelitian adalah kuasi- eksperimen dengan
melibatkan 94 mahasiswa.
Instrumen penelitian adalah
tes Kemampuan Awal Matematis
(KAM) dan tes Kemampuan Berpikir Kreatif (KBK). Skor peningkatan kemampuan
berpikir kreatif dianalisis dengan uji gain ternormalisasi. Pengaruh penerapan
model pembelajaran scientific debate dan konvensional terhadap peningkatan
kemampuan berpikir kreatif digunakan uji Mann-Whitney U dan Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
peningkatan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa dengan scientific debate lebih
baik dibandingkan dengan konvensional. Rata-rata peningkatan kemampuan berpikir
kreatif mahasiswa dengan scientific debate yang didasarkan pada KAM tidak
berbeda secara signifikan. Pada kelas konvesional peningkatan kemampuan
berpikir kreatif bergantung kepada kemampuan awal yang dimiliki mahasiswa. Pada
pembelajaran scientific debate, perbedaan latar belakang pendidikan mahasiswa
tidak memberikan efek yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir
kreatif, sedangkan pada pembelajaran konvensional memberikan efek yang
signifikan.
Penulis: Yani Ramdani
Kode Jurnal: jpsosiologidd140241