PEMANFAATAN PELAYANAN INFORMASI PASAR OLEH PETANI DAN PEDAGANG KUBIS BUNGA: Kasus di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung
ABSTRAK: Tujuan penelitian ini
adalah mengetahui karakteristik informasi yang dibutuhkan petani dan pedagang
kubis bunga. Penelitian menggunakan metode
survei dengan analisis
data secara deskriptif
dan uji Augmented
Dickey-Fuller (ADF). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sumber,
isi, media dan
frekuensi penyampaian
informasi PIP sesuai
dengan keinginan petani
dan pedagang. Namun
informasi harga yang
disajikan PIP tidak
dimanfaatkan oleh petani
dan pedagang. Petani menggunakan
informasi harga dari
pedagang pengumpul. Pedagang
pengumpul memperoleh informasi
dari pedagang besar.
Pedagang besar memperoleh informasi
dari loper (pengecer).
Informasi harga PIP cenderung lebih tinggi dari harga faktual
yang terjadi di pasar. Faktor-faktor yang mempengaruhi petani
dan pedagang tidak
menggunakan informasi harga
PIP karena (1) kesenjangan
harga PIP dengan
harga pasar faktual,
(2) publikasi melalui papan
harga dan surat
kabar sudah tidak
ada lagi, (3)
kurangnya pengetahuan petani dan pedagang tentang PIP.
Penulis: Hepi Hapsari, Ronnie
S. Natawidjaja, Yuni Astuti
Kode Jurnal: jpsosiologidd090038