MODEL PENGASUHAN ANALISIS TRANSAKSIONAL (AT) UNTUK MENANGGULANGI PENYIMPANGAN PERILAKU SEKSUAL DI KALANGAN REMAJA KABUPATEN BULELENG (Studi pada Sekolah SMP/SMA yang Memiliki Siswa Terindikasi)

Abstrak: Penelitian  tahun  pertama  ini,  bertujuan  untuk  mengidentifikasi  harapan  orang  tua terhadap remaja dan  harapan remaja terhadap  orang tua.   Harapan dua  pihak ini dijadikan  bahan  analisis  transaksi  pengasuhan  orang  tua  dalam  keluarga.  Subjek penelitian  adalah  siswa-siswa  SMP/SMA  dan  orang  tua  yang  anak-anaknya terindikasi  melakukan  perilaku  seksual  menyimpang  pada  lima  sekolah  di Kabupaten Buleleng. Data  dikumpulkan dengan  pencatatan dokumen, kuesioner, dan  wawancara.  Data    dianalisis  dengan  analisis  deskriptif  kuantitatif.   Hasil penelitian  menunjukkan    bahwa,      remaja  dan  orang  tua  sama-sama  memiliki harapan yang baik untuk keberlangsungan perkembangan keluarga hanya,  kedua pihak    tidak  saling    memahami  harapan  masing-masing.  Pihak  remaja  misalnya, mengharapkan  agar  orang  tua  dapat  memenuhi  kebutuhan  sekolah  secara  layak dan  ikhlas,  dapat  membimbing  perkembangannya  termasuk  membantu memecahkan  masalah  belajar,  sedangkan  orang  tua  berharap  agar  remaja berperilaku  hormat,  tidak  melecehkan  orang  tua,  tidak  membantah,  patuh  aturan keluarga  dan  sekolah,  dan    meminta  maaf  jika  keliru.  Disarankan  kepada  ke  dua pihak    (remaja  dan  orang  tua)  untuk  saling  memahami  keadaan  masing-masing. Dari  pihak  remaja,  dalam  mengharapkan  sesuatu  tidak  memaksakan  kehendak, dan  sebaliknya  orang  tua  tetap  memandang  remaja  sebagai  individu  yang berkembang,  butuh  perhatian  dan  penghargaan,  sehingga  memperlakukannya secara manusiawi. 
Kata kunci: model pengasuhan, perilaku seksual menyimpang 
Penulis: Gede Sedanayasa, Made Tegeh, Ketut Gading
Kode Jurnal: jpsosiologidd150117

Artikel Terkait :