MIMIKRI DAN STEREOTIPE KOLONIAL TERHADAP BUDAK DALAM NOVEL-NOVEL BALAI PUSTAKA

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengungkap 1) mimikri yang dilakukan oleh pribumi dalam upaya  untuk  mempertahankan  eksistensi  diri  di  tengah  gempuran  kolonial Belanda.  2)  Stereotipe  kolonial  terhadap  terhadap  pribumi.  Subjek  penelitian adalah novel-novel Balai Pustaka seperti Siti Nurbaya (Marah Rusli), Salah Asuhan dan  Pertemuan  Jodoh  (Abdoel  Moeis).  Obeknya  asdalah  mimikri  dan  stereotife kolonial  terhadap  budak.  Penelitian  kualitatif  ini  menggunakan  metode  studi pustaka  dalam  mengumpulkan  data.  Analisis  data  mengunakan  metode  analisis deskriptif  dengan  teori  postkolonial.  Teori  postkolonial  merupakan  sebuah  istilah bagi  sekumpulan  strategi  teoretis  dan  kritis  yang  digunakan  untuk  meneliti kebudayaan  (kesusastraan,  politik,  sejarah,  dan  seterusnya)  dari  koloni-koloni negara-negara  Eropa  dan  hubungan  mereka  dengan  negara-negara  lainnya  di dunia.
Kata kunci: mimikri, stereotipe kolonial, novel balai pustaka
Penulis: I Gde Artawan, I Nyoman Yasa
Kode Jurnal: jpsosiologidd150118

Artikel Terkait :