Model Kebijakan Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi Green Community Mendukung Kota Hijau
Abstrak: Tulisan ini membahas
tentang model kebijakan pengelolaan
sampah berbasis green community mendukung kota hijau. Kebijakan
pemerintah dalam pengelolaan sampah selama ini kurang memperhatikan aspek lingkungan dan potensi lokal (kearifan lokal) masyarakat.
Padahal dukungan masyarakat sangat
diperlukan, baik goodwill maupun
political will. Penelitian dilakukan di Kota Purwokerto, metode yang
digunakan pendekatan kualitatif
(triangulasi) dan kuantitatif (survey, AHP). Hasil menunjukkan bahwa partisipasi green community
berbasis pola kerigan dalam pengelolaan sampah green waste meliputi kelembagaan,
pemberdayaan, aktivitas pelaksanaan,
kerjasama, pendanaan, belum maksimal. Model kebijakan pengelolaan sampah green waste berbasis green community
mendukung kota hijau, hasil AHP
menunjukkan bahwa partisipasi green
community merupakan prioritas pertama
yang harus diperhatikan Strategi kebijakan yang
perlu dilakukan yaitu melibatkan
green community, revitalisasi
kearifan lokal pola kerigan,
memperbanyak Bank Sampah, taman kota,
bank pohon, revitalisasi manajemen, sosialisasi gerakan “pungut
sampah”, revitalisasi manajemen, deposit
sampah, asuransi sampah dengan
mengedepankan ekoliterasi dan ekodesain serta
revolusi mental .
Penulis: Edy Suyanto,
Endriatmo Soetarto, Sumardjo, Hartrisari Sari Hardjomidjojo
Kode Jurnal: jpsosiologidd150070