Modal Budaya dan Modal Sosial dalam Industri Seni Kerajinan Keramik
Abstrak: Modal budaya dan
sosial memiliki peran penting dalam perkembangan klaster industri seni
kerajinan keramik. Tulisan ini mendeskripsikan dan menjelaskan peranan modal budaya dan sosial dalam
perkembangan klaster industri seni kerajinan
keramik di Kasongan serta dinamika hubungan
dominasi, subordinasi, dan
resistensi di antara para
pengusaha. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian ini menunjukkan peran
penting modal budaya dalam mengubah klaster dari yang semula memproduksi
keramik tradisional-fungsional menjadi klaster yang memproduksi keramik
artistik. Modal budaya juga penting bagi mobilitas ke atas di antara para pengusaha.
Modal sosial dalam bentuk jaringan sosial penting dalam memfasilitasi proses
transaksi dan pemasaran keramik serta memungkinkan organisasi dan institusi bekerja
dengan baik. Konsep modal sosial Bourdieu dan
Putnam bersifat saling melengkapi untuk menjelaskan realitas empiris
dalam klaster industri. Pengusaha dominan
mencoba untuk mempertahankan dominasinya dengan menggunakan modal simbolik dan
mengembangkan klaster demi kepentingan dirinya serta para pengusaha secara
keseluruhan.
Penulis: Antonius Purwanto
Kode Jurnal: jpsosiologidd130425