KONFLIK INDUSTRI DALAM HUBUNGAN BURUH DAN PENGUSAHA (Studi Kasus Mekanisme Konflik Industri dalam Hubungan Buruh dan Pengusaha di Perusahaan “X”, Malang)
ABSTRAK: Studi ini membahas
tentang konflik yang terjadi antara buruh dan pengusaha Perusahaan “X”, Malang.
Konflik disebabkan oleh kontrol yang dilakukan oleh pihak perusahaan (pengusaha
beserta manajemen) terhadap buruh yang dinilai terlalu memberatkan buruh.
Penelitian ini membahas bagaimana mekanisme konflik yang diawali dengan
distribusi wewenang dan kekuasaan hingga terbentuknya kelompok kepentingan
antara pihak buruh dan pihak Perusahaan
“X”, Malang.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mekanisme konflik terbentuk dari
keterkaitan unsur yang muncul akibat distribusi wewenang dan kekuasaan.
Implikasi tersebut menjadikan beberapa unsur saling terkait dan bekerja
semenjak prakonflik hingga pasca konflik. Unsur yang muncul diantaranya
hubungan kekuasaan antara pengusaha dan buruh kerah biru, dominasi yang digambarkan
dengan perintah dan sanksi, keterpaksaan yang dialami oleh buruh kerah biru,
bentuk kepentingan yang secara teoritis terdiri dari kepentingan manifes dan
laten. Dalam mekanisme konflik, peneliti menemukan bahwa kepentingan manifes
tidak hanya terbentuk melalui penyadaran, namun terbentuk pada saat buruh
dengan kapasitasnya tidak memiliki kemampuan untuk mempertahankan diri sebagai
kelompok tertindas. Penyelesian konflik dilakukan melalui compromise oleh pihak
buruh dan pihak perusahaan.
Pihak perusahaan diwakilkan oleh cucu dari pemilik perusahaan dan tidak
memiliki posisi struktural dalam perusahaan. Hal ini dilakukan karena wakil
perusahaan memiliki pandangan yang berbeda dengan pihak struktur perusahaan
mengenai mekanisme penyelesaian konflik industri. Perbedaan pandangan ini
ditunjukan dengan mekanisme penyelesaian konflik yang telah dilakukan. Pihak
perusahaan menghendaki penyelesaian melalui Pengadilan Hubungan Industri,
sedangkan wakil perusahaan menginginkan penyelesaian konflik secara bipartit
sehingga konflik dapat segera terselesaikan.
Penulis: Katon Baskoro
Kode Jurnal: jpsosiologidd140207