KOMITMEN WARTAWAN TERHADAP JURNALISTIK PUBLIK

Abstrak: Kondisi industri pers berpengaruh pada aspek isi (content) informasi sebagai produk jurnalistik, juga pada kondisi psikologis para wartawan. Ditinjau  dari  sebuah  sistem,  ternyata  ada  mekanisme  dan  birokrasi lembaga-lembaga siaran publik. Berdasarkan data empiris, tampak nyata bahwa  kompleksitas  serta  sistem  ekonomi  dan  bisnis  di  Indonesia  masih diwarnai Jakarta centris.
Jurnalisme publik diperankan dalam kondisi media massa yang saat ini  lebih  terfokus  dan  didominasi  oleh  kelompok-kelompok  yang  memiliki kekuasaan  atau  kekuatan  lebih  secara  politis,  ekonomi  maupun  sosial budaya,  tanpa  komitmen  yang  jelas,  akan  membawa  wartawan  pada  arus industri pers atau hanya melihat informasi sebagai sebuah komoditas yang dijualbelikan tanpa ada tanggung jawab moral yang berlaku di masyarakat kita.
Pemahaman jurnalistik publik belum menyeluruh dipahami, dihayati, atau  dilaksanakan  oleh  para  wartawan.  Pekerjaan  wartawan  adalah mencari dan melihat apa yang salah dari pemerintah atau masyarakat.Jurnalisme publik memberi kesempatan yang luas kepada masyarakat berdialog  dan  berdebat  tentang  segala   hal  yang  mempengaruhi kehidupannya. Media massa memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mencari  solusinya  sendiri.  Dengan  demikian,  berita  dalam  konsep jurnalisme publik berasal dari bawah (bottom up).
Kata Kunci: Industri pers, jurnalisme publik, dan media massa
Penulis: Yenni Yuniati dan Atie Rachmiatie
Kode Jurnal: jpsosiologidd060008

Artikel Terkait :