KECERDASAN EMOSIONAL DAN STRES KERJA HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN TINGKAT STRES KERJA PERAWAT DI INSTALASI RAWAT DARURAT

ABSTRAK: Perawat yang bekerja di Instalasi Rawat Darurat (IRD) sangat rentan terhadap stres kerja. Stres kerja tersebut sangat mempengaruhi kualitas pelayanan kepada  pasien,  sehingga  perawat  membutuhkan  kecerdasan  emosional  untuk mengatur suasana hati, mengendalikan stres, bertahan menghadapi frustasi, dan mengendalikan  dorongan  hati.  Penelitian  ini  merupakan  penelitian  deskriptif analitik  korelasi  dengan  pendekatan  kuantitatif  dan  metode  cross  sectional, bertujuan  untuk  mengetahui  hubungan  antara  kecerdasan  emosional  dengan tingkat  stres  kerja.  Data  dikumpulkan  melalui  kuesioner  terhadap  25  responden dengan  kriteria:  tidak  dalam  masa  cuti  atau  tugas  belajar,  bersedia  menjadi responden,  dan  bukan  kepala  ruang.  Penelitian  dilakukan  mulai  tanggal  29  Juli 2006 sampai 9 Agustus 2006. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang negatif dan bermakna antara tingkat kecerdasan emosional dengan tingkat stres kerja  perawat  di  IRD  RSUP  Dr.  Soeradji  Tirtonegoro  Klaten.  Rata-rata  tingkat kecerdasan  emosional  dan  tingkat  stres  kerja  masing-masing  dalam  kategori sedang yaitu 80% dan 76%. Uji hipotesis menggunakan korelasi Product Moment dengan α = 0,05 didapatkan r=-0,465 dan p=0,019.
Kata kunci: Frustasi, kesedihan, kecerdasan, pasien
Penulis: Anastasia Sari Kusumawati
Kode Jurnal: jpsosiologidd090025

Artikel Terkait :