Intensitas Persaingan Industri Pengolahan Makanan di Indonesia
Abstrak: Harga pangan yang
terjangkau oleh setiap orang akan mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia. Di
industri pengolahan makanan dengan tingkat konsentrasi yang tinggi akan
mendorong terjadinya kolusi dalam penentuan harga. Tujuan penelitian adalah
untuk mengetahui intensitas tingkat persaingan industri pengolahan makanan
sebelum dan sesudah kebijakan persaingan. Data sekunder diperoleh dari BPS.
Metode analisis adalah regresi berganda dengan model persaingan Boone. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kebijakan persaingan yang ditetapkan sejak 1999
belum mempengaruhi intensitas persaingan di industri pengolehan makanandan
belum mendukung terjadinya persaingan usaha yang lebih baik yang mendukung
ketahanan pangan di Indonesia.
Penulis: Anna S. N. Dasril,
Sri Yani Kusumastuti
Kode Jurnal: jpsosiologidd140259