IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGADUAN PELAYANAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN DI KANTOR PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KOTA BINJAI

Abstrak: Pengaduan pelayanan publik merupakan suatu bentuk mekanisme penting dalam pemberian pelayanan yang  berbentuk  partisipasi  masyarakat  dalam  rangka    meningkatkan  kualitas  pelayanan  publik.  Demikian halnya dengan pengaduan pelayanan Surat Izin Usaha Perdagangan di Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kota  Binai.  Sebagai  mekanisme  penting,  maka  pengaduan  pelayanan  publik,  akan  memberikan  kontribusi positif pada instansi penyelenggara pelayanan publik jika dikelola dengan tepat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui  kinerja  implementasi  pelayanan  pengaduan,  menganalisis  aspek-aspek  yang  berperan  kepada implementor  di  lapangan,  dan  menganalisis  mekanisme  coping  yang  dilakukan  implementor  di  lapangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif.
Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  kinerja  implementasi  pelayanan  pengaduan  SIUP  di  Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Binjai masih belum optimal. Mekanisme Coping yang dikembangkan para pegawai Seksi Informasi dan Pengaduan KPPT Kota Binjai selaku implementor di lapangan berdampak buruk bagi kinerja implementasi. Hal ini dikarenakan  implementor di lapangan mengalami tekanan dan keterbatasan sehingga  mereka  tidak  bisa  sepenuhnya  menjalankan  kebijakan  pelayanan  pengaduan  sebagai  akibat  dari aspek-aspek anggaran operasional yang kurang memadai, aspek kontrol pengawas yang bekerja kurang efektif dan aspek partisipasi pengguna layanan yang bersikap apatis. Ketiga aspek tersebut merupakan aspek-aspek yang paling determinan memberikan peranan kepada implementor di lapangan.
Keyword: voice public service, policy implementation, coping mechanisms
Penulis: Arief Purnomo
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd150534

Artikel Terkait :