HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL DAN TINGKAT PENGETAHUAN WANITA TENTANG KANKER PAYUDARA DENGAN KEJADIAN KANKER PAYUDARA DI BOROKULON BANYUURIP PURWOREJO
Abstrak: Kanker Payudara
merupakan kanker yang
sering dijumpai dalam
masyarakat Indonesia dan menempati
tempat kedua terbanyak
setelah kanker Leher
Rahim. Kenyataan yang terjadi,
besarnya kematian akibat
kanker akibat terlambat memeriksakan ke
fasilitas kesehatan atau
pasien datang pada
stadium lanjut. Tingkat pendidikan mempengaruhi
perilaku dan menghasilkan
banyak perubahan, termasuk pengetahuan di
bidang kesehatan. Semakin
tinggi tingkat pendidikan
formal semakin mudah menyerap
informasi termasuk juga
informasi kesehatan, semakin
tinggi pula kesadaran untuk
berperilaku hidup sehat.
Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui
bagaimana hubungan pendidikan formal dengan
tingkat pengetahuan wanita
tentang kanker payudara
di Dukuh Borokulon, Banyuurip,
Purworejo.
Metode yang digunakan
penulis adalah observasional
analitik dan dilakukan dengan cross
sectional. Semua anggota
populasi diambil sebagai
sampel. Alat pengumpulan data
yang digunakan dalam
penelitian ini adalah
kuesioner berbentuk dichotomos choice.
Untuk mengetahui hubungan
tingkat pendidikan formal
dengan tingkat pengetahuan wanita
tentang kanker payudara
di dukuh Borokulon, Banyuurip, Purworejo, teknik
analisis yang digunakan
adalah spearman’s rank
pada tingkat kepercayaan 95% dan
diolah dengan program SPSS versi 12.00.
Berdasarkan hasil penelitian pada analisis statistik diperoleh nilai Rho
+0,318 dan nilai signifikansi p=0,12 yang berarti nilainya p<0,05.
Kesimpulan dari penelitian
ini adalah terdapat
hubungan positif yang
signifikan antara tingkat pendidikan
formal dengan tingkat
pengetahuan wanita di
Dukuh Borokulon, Banyuurip, Purworejo.
Semakin tinggi tingkat
pendidikan formal semakin tinggi pengetahuan tentang kanker
payudara.
Penulis: Nanik Widiawaty
Kode Jurnal: jpkomunikasidd110090