HUBUNGAN PERILAKU KOMUNIKASI IBU RUMAH TANGGA DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN INOVASI PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI KECAMATAN DANAU TELUK KOTA JAMBI
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui perilaku komunikasi ibu rumah tangga dan mengetahui hubungan
antara perilaku komunikasi ibu rumah tangga dengan pengambilan keputusan
inovasi penggemukan sapi potong. Penelitian ini dilakukan secara survey.
Penentuan lokasi dilakukan secara sensus terhadap kelurahan yang melakukan
usaha penggemukan sapi. Teknik pengambilan responden dilakukan secara sensus
terhadap semua ibu rumah tangga yang pernah ikut terlibat melakukan usaha
penggemukan sapi di Kecamatan Danau Teluk. Perilaku komunikasi berupa partisipasi
komunikasi, kekosmopolitan dan pemanfaatan media diukur berdasarkan intensitas berkomunikasi,
intensitas pencarian informasi ke luar desa, dan intensitas memanfaatkan media.
Perilaku komunikasi digolongkan berdasarkan persentase perilaku komunikasi yang
dibagi atas tiga kategori yaitu rendah, cukup dan tinggi. Untuk mengetahui
hubungan antara perilaku komunikasi ibu rumah tangga dengan pengambilan
keputusan digunakan metode Korelasi Jenjang Spearman. Secara umum perilaku
komunikasi ibu rumah tangga di Kecamatan Danau teluk tergolong kategori cukup
(64,23). Ini berarti ibu rumah tangga sering berkomunikasi meskipun mereka
kurang kosmopolit, dan kurang dalam memanfaatkan media massa. Tingkat adaptasi
ibu rumah tangga terhadap inovasi penggemukan sapi potong cukup tinggi, dimana
mereka pada umumnya mengambil sikap untuk mencoba melaksanakan inovasi (83,33
%). Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan nyata antara
partisipasi komunikasi dan kekosmopolitan dengan pengambilan keputusan,
sedangkan antara pemanfaatan media dengan pengambilan keputusan berhubungan
tidak nyata. Ini berarti penerimanaan inovasi penggemukan sapi potong tidak
dipengaruhi oleh tinggi rendahnya pemanfaatan media. Dari penelitian ini dapat
disimpulkan bahwa perilaku komunikasi ibu rumah tangga di Kecamatan Danau Teluk
tergolong kategori cukup (64,23 %). Partisipasi komunikasi dan kekosmopolitan terbukti
berhubungan dengan pengambilan keputusan inovasi penggemukan sapi potong.
Penulis: Fatati, Afriani H
Nahri Idris
Kode Jurnal: jpsosiologidd090073