FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEUNTUNGAN DAN EFISIENSI PADA USAHA RAKYAT PERKEBUNAN KELAPA

ABSTRAK: Kelapa merupakan salahsatu komoditas perkebunan yang penting di Indonesia,  baik  dari  aspek  ekonomi  maupun  dari  aspek  sosial  dan  budayanya. Berdasarkan  data  tahun  2004,  97%  usaha  perkebunan  kelapa  dilakukan  oleh petani rakyat. Maka di dalam konteks pembangunan pertanian, berbagai informasi mengenai  faktor-faktor  yang  dapat  mempengaruhi  keuntungan  dari  usaha perkebunan tersebut merupakan simpul penting dalam upaya-upaya peningkatan produksi secara lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengidentifikasi faktor-faktor  yang  dapat  mempengaruhi  tingkat  keuntungan  usaha  perkebunan kelapa;  dan  (2)  menentukan  tingkat  efisiensi  produksi  pada  perkebunan  kelapa yang diusahakan oleh petani kecil. Model Unit Output Price Cobb-Douglass Profit Function digunakan untuk menggambarkan hubungan antara tingkat keuntungan dengan  faktor-faktor  tersebut.  Model  tersebut  kemudian  dianalisis  dengan menggunakan  prosedur  Seemingly  Unrelated  Regression  (SUR)  untuk menghasilkan parameter model. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat upah, harga  pupuk  dan  pestisida,  memberikan  dampak  yang  signifikan  secara  negatif terhadap  tingkat  keuntungan.  Lebih  jauh,  seluruh  input  tetap  dan  faktor demografis  memberikan  dampak  signifikan  postitif  terhadap  tingkat  keuntungan tersebut. Selain itu, model analisis juga menunjukkan bahwa usaha perkebunan rakyat  berada  pada  kondisi  increasing  return  to  scale,  yang  berarti  bahwa keuntungan  usaha  perkebunan  masih  dapat  ditingkatkan  dengan  menambah jumlah tenaga kerja, pupuk dan pestisida sampai pada titik optimum.
Kata kunci: cocos nucifera, fungsi keuntungan, return to scale, efisiensi
Penulis: Bedy Sudjarmoko
Kode Jurnal: jpsosiologidd100101

Artikel Terkait :