Exploring the Communication Process for Rural Community Development
Abstract: Daerah pedesaan
secara global memperlihatkan adanya keragaman dalam jumlah penduduk, struktur
sosial, lokasi dan tujuan. Namun secara umum desa dilihat sebagai daerah miskin
yang terkendala pelayanan bagi masyarakat (publik dan swasta). Setiap
organisasi yang membantu pengembangan masyarakat desa menghadapi tantangan
seperti cara pikir masyarakat, kepemilikan tanah, birokrasi pemerintahan lokal,
pendidikan yang rendah dan sebagainya. Tulisan ini mengkaji arti penting proses
interpretasi bagi suatu organisasi dalam mendefinisikan makna masyarakat bagi
mereka dan peran penting penyesuaian bersama antara organisasi dan masyarakat
dalam rangka mengelola pembangunan desa. Tulisan ini akan memaparkan konsep
pembangunan desa yang dikembangkan melalui proyek ESSV (Energy Self Sufficient Village)
di Indonesia.
Author: Desideria Cempaka
Wijaya Murti
Journal Code: jpkomunikasigg100003