Elaborated Code dan Restricted Code dalam Tindak Tutur Siswa SMP: Sebuah Kajian Linguistik Pendidikan

Abstract: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, bertujuan untuk menganalisa tindak tutur siswa sekolah. Penelitian ini didasarkan dari teori Bernstein (1971) tentang elaborated code dan restricted code (code = variasi bahasa) dimana menurut teori tersebut realisasi bahasa siswa bisa mencirikan status sosial mereka. Elaborated code digunakan oleh siswa yang berasal dari kelas menengah dan dicirikan sebagai realisasi bahasa yang lebih baik dibanding restricted code. Dalam penelitian ini, status sosial direpresentasikan pada letak geografis sekolah yang berada ditengah dan dipinggir kota. Asumsinya adalah perbedaan geografis akan membuat perbedaan akses pendidikan. Akses pendidikan lebih mudah dilakukan didalam kota, dimana lebih banyak seminar, bimbingan belajar, yang dipusatkan ditengah kota sehingga bisa berdampak pada kemampuan kognitif siswa.
Meski hasil analisa penelitian ini secara umum menggambarkan tidak ada perbedaan signifikan antara tindak tutur yang dihasilkan siswa sekolah yang berada ditengah dan dipinggir kota, ada satu hal menarik yang menjadi sebab penelitian ini berakhir pada simpulan tersebut. Konteks pengambilan data yang formal membuat siswa menjadi lebih memilih untuk memilih variasi bahasa elaborated code karena dirasa cocok dengan situasi. Kesadaran berbahasa ini menunjukkan siswa mampu untuk menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar dan menempatkannya dalam situasi yang tepat.
Kata kunci: elaborated code, restricted code, kelas sosial, siswa sekolah
Penulis: Melati
Kode Jurnal: jpsosiologidd130404

Artikel Terkait :